Kepala Kantor PT. Pos & Giro Atambua, I Wayan P. Suastra (1)

 

Moral-politik.com. Agar tidak dipersalahkan oleh masyarakatnya dengan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), dan sekaligus menekan tingginya angka buta huruf di Indonesia, pemerintah  mengambil langkah progresif  yang tepat sasaran. Dimana, atas perintah Presiden SBY, Kementerian Sosial (Kemensos) bekerjasama dengan pihak PT. Pos dan Giro menyelenggarakan system Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) Tahap I, Tahun 2013 bagi masyarakat miskin di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut pengakuan Kepala PT. Pos dan Giro Kabupaten Belu, I Wayan P. Suastra ketika ditemui Moral-politik.com di ruangannya, Sabtu (29/6) pada pukul 11.45 Wita menuturkan, sebelum pemerintah pusat menaikkan harga BBM per 20 Juni kemarin, pemerintah telah menyiapkan bantuan yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin atau tidak mampu secara ekonomi. Maka, dilakukan bentuk kerjasama antara PT. Pos dan Giro dengan Kemensos untuk memberikan bantuan berupa uang kepada para pelajar SD, SMP  dan SMA.

“Untuk Atambua, rencananya akan dibagi BLSM itu tanggal 1 Juli besok, yakni kepada 973 pelajar yang akan merimanya. Sebagai syaratnya, mereka akan diminta membawa foto copy Kartu Keluarga, KTP dan Kartu Perlindungan Sosial (KPS). Per anak akan dikasih 150 ribu rupiah per bulan. Itu untuk bulan Juli dan Agustus. Jadi mereka akan terima 300 ribu rupiah. Kami PT. Pos dan Giro Atambua hanya sebatas menyalurkan saja, sedangkan datanya mungkin didapat dari Badan Pusat Statistik (BPS),” katanya.

Kepala PT. Pos dan Giro Kabupaten Belu mengatakan, urutan per kecamatan akan menerima bantuan dimulai dari Kecamatan Kota Atambua itu ada 1.322 Rumah Tangga Sementara Masyarakat (RTSM). Jumlah dananya sebesar Rp 396.600.000.

“Kelurahan di Kecamatan Kota Atambua yang menerimanya adalah Manumutin, Tenukiik, dan Kelurahan Fatubenao. Tanggal 1 Juli yang terima duluan yakni Kecamatan Kota Atambua dan Kelurahan Fatubenao. Kecamatan Atambua Selatan itu ada 551 RTSM. Jumlah dananya sebesar 165.300.000, terdiri dari Kelurahan Manuaman, Kelurahan Lidak, Kelurahan Rinbesi dan Kelurahan Fatukbot. Kecamatan Atambua Barat itu ada 282 RTSM. Jumlah dananya sebesar 84.600.000, yang terdiri dari Kelurahan Umanen, Kelurahan Berdao, Kelurahan Tulamalae dan Kelurahan Beirafu,” rincinya. (Felix)

Baca Juga :  Cuaca dan Geografis NTT Pengaruhi Distribusi BBM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 84 = 90