8

 

Moral-Politik.com. Kurang lebih 14 juta kubik air yang dihasilkan oleh Bendungan Tilong  difungsikan untuk irigasi. Sedangkan  sisanya sekitar 2 juta kubik air digunakan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat, baik itu yang ada di Kota Kupang  maupun masyarakat Kabupaten Kupang.

“Kami hanya alirkan sekitar 2 juta kubik untuk memenuhi kebutuhan air,“ kata Kepala Balai Sungai dan Pengairan Wilayah Nusa Tenggara (Nusra) II,  Charisal. A. Manu kepada wartawan, di gedung DPRD Kota Kupang, Senin (17/6).

Menurut dia, bendungan Tilong memang dibangun untuk  irigasi, berbeda dengan rancangan Bendungan Kolhua yang peruntukannya demi pemenuhan air bersih di Kota Kupang.

“Kolhua itu hanya untuk kebutuhan air bersih!“ tegasnya.

Manu menjelaskan, pihak Balai telah menentukan titik Bendungan Kolhua dengan luas lahan sekitar 83,5 Ha. Data tersebut akan diserahkan ke Pemkot Kupang untuk segera melakukan  identivikasi pemilik lahan.

“Kami sudah tentukan lahan. Untuk pembebasan lahan itu tugas Pemkot,“ tuturnya.  (Khasmetan)

Baca Juga :  Diduga kembang api, rumah warga Naikoten ludes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 70 = 71