9

foto: walikota berdialog dengan warga kolhua

 

Moral-politik.com. Sebanyak 31 orang warga Kolhua yang juga adalah pemilik lahan untuk pembangunan bendungan ternyata tidak memiliki sertifikat dan belum pernah membayar pajak. Hal itu terungkap pada sidang pansus yang di gelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, Rabu (06/06) bertempat di gedung DPRD Kota Kupang.

“Dari data yang kami siapkan, sekitar 31 orang belum punya sertifikat,” ungkap Camat Maulafa, Kornelis Tuan dalam sedang Pansus.

Ia menjelaskan, saat dirinya menjabat sebagai Camat Maulafa, Pemerintah Kota Kupang telah meminta pihak kecamatan dan kelurahan untuk mendata para pemilik lahan.

Dia menuturkan, sekitar tahun 2010, pihak kecamatan melakukan pendataan  kepemilikan tanah dan hasil pendataan tersebut pihak kecamatan dan kelurahan berhasil mendata 33 orang pemilik tanah. Dari 33 orang itu hanya 2 orang saja yang mempunyai sertifikat.

Dikisahkannya, pada tahun 2010 lalu, pihak kecamatan pernah dilibatkan dalam penelitian oleh Balai Sungai dan Pengairan Provinsi NTT.

“Benar kami pernah dilibatkan dalam penelitian itu!” tegasnya. (Khasmetan)

Baca Juga :  DPRD Kota Kupang minta Dispenduk kelola Santunan Kematian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

32 + = 36