foto-1

Moral-politik.com. Sebanyak 46 penumpang dan lima kru pesawat Merpati dengan nomor  penerbangan MZ-5617, yang terbang dari Bandara Turelelo, Soa dan jatuh di unjung landasan pacu Bandara El Tari Kupang, Senin (10/6), selamat dari kecelakaan tersebut.

Komandan Pangkalan Angkatan Udara (Danlanud) El Tari Kupang, Kolonel (Pnb) Eko Dono Indarto, kepada wartawan di sela-sela pemantauan di lokasi kecelakaan pesawat mengatakan, 46 penumpang dan lima awak pesawat selamat dari kecelakaan meski kondisi pesawat patah, karena  Hard Landing atau mendarat kasar dengan hentakan.

“Rekan-rekan wartawan bisa lihat sendiri bagaimana kondisi pesawatnya. Hanya sebuah mujizat saja yang membuat semua penumpang selamat, termasuk satu bayi. Hanya ada dua orang yang mengalami luka riangan, seorang lainnya patah tulang,” jelasnya.

Kata dia, pesawat yang dikapteni Pilot Aditya dan Co Pilot Ketut  diduga  mengalami kerusakan  mesin, sehingga landing di ujung landasan dan pesawat terperosok sejauh 300 meter dalam landasan pacu.

Salah seorang penumpang yang selamat, Sr.Veronika, SP, yang ditemui di Rumkit TNI AU Penfui  mengatakan, dia bersama satu rekan Susternya hanya pasrah saat peristiwa itu terjadi.

Dia mengisahkan, sebelum pesawat yang mereka tumpangi mendarat sempurna di landasan pacu, sempat terdengar bunyi ledakan disusul dengan benturan keras di landasan pacu. Dia bahkan  melihat percikan api di atas atap pesawat, sebelum peswat terjerembap sekitar 300 meter dari  ujung landasan pacu.

“Para penumpang ada yang menangis histeris dan berteriak minta tolong, karena melihat baling-baling kiri pesawat sudah terlepas di ujung landasan. Sedangkan baling-baling juga nyaris terlepas,” ujarnya.*** (AVI)

 

 

 

 

Baca Juga :  Ini Strategi Jokowi Bikin Hiburan di Blok G Tanah Abang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here