4

Moral-politik.com. Polres Kupang Kota akhirnya berhasil mengamankan enam tersangka kasus penganiayaan terhadap dua anggota polisi yang bertugas di Mapolresta Kupang Kota. Saat ini keenam pelaku kasus penganiayaan tersebut  sementara ditahan di Mapolresta Kupang Kota.

Kapolres Kupang Kota, AKBP. Tito Basuki Priyatno kepada Moral-politik.com, Jumat (14/6) mengatakan, enam orang tersangka kasus penganiayaan terhadap dua anggota polisi telah berhasil diamankan, dan saat ini juga keenam tersangka itu sedang ditahan di Mapolresta Kupang Kota.

“Saat ini para pelaku sedang ditahan di dalam sel Mapolresta Kupang Kota, dan semuanya sudah diamankan oleh Mapolresta Kupang Kota,” katanya.

Tito menyebutkan, keenam tersangka yang ditahan polisi masing-masing Januar Christi Bangngu alias JR, Yoseph Putra Payong Beda, Moses Sandi Baboteku, Norman Herewila,  Edgar Emen Mones dan Ermindus Boy Kaisenube.  Keenam tersangka merupakan warga Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo. Para tersangka dikenai pasal 170 dan pasal 351 KUHP, karena melakukan pengeroyokan dan penganiayaan serta perbuatan melawan aparat keamanan.

Selain itu, katanya, saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki keterlibatan pemuda lain yang ikut menganiaya korban.  Tito menyatakan,  dirinya selaku Kapolres Kupang Kota menghimbau bahwa pelaksanaan pesta dibatasi hingga pukul 24.00 wita.  “Di atas jam itu harus dibubarkan dan pesta dihentikan terutama bunyi musik karena menganggu kenyamanan orang lain,” ujarnya.

Dua anggota Polri dari Polres Kupang Kota menjadi korban penganiayaan pemuda di Kelurahan Fatululi, Minggu (9/6) sekitar pukul 02.30 dini hari,  masing-masing Briptu. Ikhsan, dan Brigpol. Radho yang juga anggota Patko Sat Sabhara Polres Kupang Kota.  Penganiayaan ini terjadi di rumah Lody Bangngu, di RT 14/RW 04, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo oleh Yoseph Beda dan sejumlah rekannya yang diperkirakan berjumlah 20 orang. (richo)

Baca Juga :  PDIP Lebih Berpeluang Menangkan Pilpres Jika Duluan Tetapkan Capres

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here