7

 

Moral-politik.com. Kapal Motor Awu milik PT.Pelni tidak dapat bersandar di Pelabuhan Ba’a saat tiba di Pelabuhan itu, Minggu (30/6) pukul 16.00 wita kemarin. Hal itu disebabkan karena air laut pasang dan hampir rata dengan permukaan pelabuhan tersebut.

Akibat tak dapat berlabuh secara langsung di Pelabuhan Ba’a, penumpang tujuan Rote yang diangkut kapal tersebut diangkut dengan menggunakan perahu milik warga ke pelabuhan Ba’a.

Sejumlah warga yang berhasil dikonfirmasi wartawan di lokasi itu mengaku kesal dengan kondisi tersebut.

“Dermaga kok dibuat dengan harga mahal tetapi tidak bisa disandar ,” kata Yunus, salah seorang calon penumpang tujuan Kupang.

Pantaun wartawan di Pelabuhan Ba’a,  ribuan warga memadati tempat parkiran pelabuhan tersebut.

Sebelumnya, Kepala Administrasi Pelabuhan Ba’a, Usman Husin yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, dengan bersandarnya KM Awu di pelabuhan Ba’a merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperlancar arus transportasi Kupang-Rote maupun Rote-Kupang, atau dari daerah lainnya langsung menuju wilayah Rote Ndao.

“Dari sisi kesiapan, pelabuhan Ba’a sudah bisa disianggahi kapal-kapal besar. Dengan masuknya kapal-kapal Pelni  ke sini diharapkan dapat memudahkan masyarakat ke daerah lain di samping itu biaya yang dikeluarkan juga kecil,” ujarnya.

Hal itu, kata dia, dilakukan pihaknya sebagai wujud nyata dari dukungan  untuk memajukan wilayah Kabupaten Rote Ndao.

“Fungsi arus transportasi laut ini kan sangat besar baik di sektor ekonomi maupun transportasi,” katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk memperlancar arus transportasi laut melalui pelabuhan Ba’a, pihaknya tengah melakukan pelebaran dan membenahi fasilitas yang tersedia di pelabuhan itu.

“Kami melakukan reklamasi ini dengan tujuan kedepannya untuk dilakukan pembangunan gedung dan areal penumpukan barang. Reklamasi dilakukan sebab ketersediaan lahan di sekitar pelabuhan sangat terbatas,” ujarnya.

Baca Juga :  Harga Rumput Laut di Desa Bo’a Anjlok, Petani Cemas

Reklamasi yang telah dilakukan pihaknya, lanjut dia, akan terus dilakukan disesuaikan dengan tingkat mobilitas di pelabuhan Ba’a. saat ini kata dia, pihaknya telah melakukan reklamasi pantai  seluas 100 kali 80 meter. (lima)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 30 = 38