8

Moral-politik.com. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dijadwalkan hadir dalam sidang praperadilan mandeknya penyelidikan polisi dalam kasus bukti yang tak kuat memidanakan Mantan Ketua KPK Antasari Azhar, dalam kasus pembunuhan Nasruddin Zulkarnain.

Hal itu disampaikan oleh Antasari kepada wartawan di Jakarta, Selasa (11/6).

“Menurut lawyer saya, beliau bersedia bersaksi. Sekarang kan beliau lagi di luar negeri,” ujar Antasari.

Dia menjelaskan permintaannya agar JK bersaksi di sidangnya berawal dari pengakuan mantan wapres itu kepada dirinya beberapa waktu lalu. Menurutnya, JK pernah berkisah, saat pembunuhan Nasruddin, JK masih menjabat sebagai wapres.

“Beliau cerita pernah dilaporkan bahwa ada gerakan tertentu di wilayah kejadian pembunuhan (Nasruddin) itu. Ada gerakan aparat di semak-semak. Dipikirnya ada kegiatan kenegaraan, nah ternyata siangnya itu ada penembakan,” jelas Antasari.

Dia mengaku hanya ingin JK menceritakan hal itu saja saat sidang praperadilan itu.

“Pokoknya itu dilakukan sekelompok orang. Jelasnya, tunggu nanti kalau beliau tampil,” imbuh dia.

Sebelumnya, Antasari Azhar mengaku mengajukan praperadilan atas lambannya Kepolisian menindaklanjuti laporannya soal bukti tak kuat pemidanaannya dalam kasus pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen.

Dia lalu menjelaskan alasannya menggugat itu. Di dakwaan pembunuhan Nasruddin, disebutkan bahwa dirinya hendak membunuh korban dengan bukti adanya SMS ancaman.

Sementara Antasari sendiri merasa tak biasa mengancam-ancam orang, sehingga kaget ketika didakwa dengan hal itu. Dia sendiri merasa tak pernah mengirim SMS ancaman dimaksud.

Di dalam persidangan, saksi ahli yang meneliti rekaman pembicaraan di telepon seluler lalu membeberkan bahwa SMS itu ancaman itu tak pernah ada. Saksi Ahli itu juga menjelaskan bahwa sebuah SMS bisa dikirim atas nama nomor telepon milik Antasari.

“Saya bilang ini tak benar, makanya saya laporkan ke polisi. Maksudnya supaya polisi menyelidiki dan mencari tersangka pelakunya. Tapi sejak Agustus 2011, sampai sekarang tak ada pergerakan kasusnya. Makanya saya ajukan praperadilan,” beber Antasari.

Baca Juga :  Kuatir Politik Uang di Jateng, Megawati Wanti-wanti Kadernya

Sumber: beritasatu.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 + = 7