IMG-20130618-00499

 

Moral-politik.com. Ayah Kandung Sarlince Nitbani, Farens Nitbani, TKW korban penganiayaan di Malaysia, tidak mau makan dan minum begitu mendengar kabar anaknya Sarlince Nitbani  disiksa hingga pingsan di negara tersebut.

“Suami saya tidak mau makan dan minum sejak mendengar kabar tersebut. Dia terus mengurung diri dan menangis mengingat nasib anaknya yang berada jauh di Malaysia,” ujar Welhelmina Sonbai, istri Farens, sekaligus Ibu dari Sarlince Nitbani.

Menurut Wilhelmina, Sarlince menelpon mereka pada hari senin (17/06) sekitar pukul 21 Wita,  dari rumah majikannya dan mengabarkan tentang penganiayaan yang dialaminya.

“Begitu mendengar khabar anaknya mengalami penyiksaan berat dari sang agen, suaminya langsung stres dan tidak mau makan minum. Kondisi kesehatannya juga terus memburuk sejak saat itu,” tuturnya.

Menurutnya, ketika memberi kabar tentang penyiksaan itu, anaknya menggunakan telpon di rumah majikan secara diam-diam, sehingga mereka khawatir ananknya kembali disiksa oleh majikannya, begitu mengetahui telpon dipakai oleh Sarlince.

“Kami masih cemas karena hanya makan sebatang coklat dipukul hingga pingsan, apalagi kalau menggunakan telpon dengan tarif internasional yang harganya selangit itu,” kata Sonbai.

Oleh karena itu, ia sangat berharab pemerintah lewat Kedutaan Besar yang berada di Malaysia untuk segera melakukan tindakan agar anaknya bisa bebas dari siksaan, dan bisa pulang kembali ke Indonesia.

Baca Juga :  Ini dia hukuman terdakwa pengadaan kapal pengawas di DKP TTU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 4 = 2