Jemris Fointuna

Moral-politik.com. Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nusa Tenggara Timur (NTT), Jemris Fointuna mengatakan, seluruh dugaan kecurangan selama pilgub yang ditemukan Bawaslu maupun yang dilaporkan masyarakat sudah diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Penanganan kasus-kasus tersebut seusai dengan kewenangan Bawaslu, dan saat ini semuanya telah diserahkan kepada pihak Kepolisian!” kata Jemris kepada Moral-politik.com, Senin (10/06).

Jemris menyebutkan, kasus dugaan politik uang dan kampanye di luar jadwal kampanye yang dikeluarkan KPU, di Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Flores Timur yang masuk kategori pelanggaran pidana, sudah dilimpahkan ke polisi.

Begitu pula kasus dugaan pencoblosan surat suara yang dilakukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Sumba Barat Daya, juga sudah dilimpahkan ke polisi.

“Tidak ada kasus yang masih tersisa di Bawaslu. Semua sudah direkomendasikan ke pihak terkait sesuai dengan jenis pelanggarannya!” tegas Jemris.

Jemris menambahkan, kasus yang masuk pelanggaran administrasi direkomendasikan ke KPU, sedangkan kasus yang masuk pelanggaran kode etik direkomendasikan ke Dewan Kehormatan Penyeleggara Pemilu. (Ale)

 

 

 

 

 

 

 

 

Baca Juga :  Waooo, Ratusan Petugas Medis "Kepung" DPRD TTU!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 + 5 =