gyn

 

Moral-politik.com. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang menilai, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang gagal melakukan pendekatan dengan warga Kolhua, khususnya para pemilik tanah.

Pasalnya, pola pendekatan yang dilakukan oleh Pemkot Kupang terlampau formal. “Pendekatan yang mereka lakukan salah terlalu formal jadi warga Kolhua  melawan,” demikian disampaikan ketua DPRD Kota Kupang, Telend Mark Daud kepada Moral-politik di ruang kerjanya, Rabu (27/06/2013).

Pemerintah Kota, ujar Daud, seharusnya menggunakan pola pendekatan persuasif sehingga tidak terkesan ada perbedaan antara pemerintah dan warga.

“Pemkot harus lakukan pendekatan secara persuasif ,” tegasnya.

Ia menegaskan, Tim Sembilan yang telah dibentuk pada tanggal 13 Agustus  2012, seharusnya sudah melakukan tugas mereka. Namun sejak pembetukan, Tim Sembilan tidak melakukan pendekatan dengan masyarakat.

“Harusnya mereka sudah kerja sejak dibentuk!” ujarnya.

 

Baca Juga :  Pansus Bendungan Kolhua: Pemkot Segera Bebaskan Lahan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

37 + = 42