Bobby Lianto 2

Moral-politik.com. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan segera diberlakukan oleh pemerintah akan berdampak pada berbagai aspek, termasuk pada isndustri perumahan. Dengan kenaikan BBM maka harga perumahan juga akan ikut bergerak naik karena Industri perumahan sangat berkaitan langsung dengan pengaruh BBM.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Bobby Lianto kepada Moral-politik.com di Kupang, Selasa (11/06).

Bobby Lianto menjelaskan, saat ini REI NTT telah merencanakan usulan kepada Kementrian Perumahan untuk menaikan 10 persen harga rumah type 36 yang masuk dalam program Fasilitas Liquiditas Pemilikan Perumahan (FLPP) dari harga Rp 95 juta menjadi Rp 105 juta.

“Usulan kenaikan harga rumah ini sudah direncanakan sebelum ada rencana kenaikan BBM, sebab harga Rp 95 juta ini merupakan harga tahun lalu, sehingga wajar kalau tahun ini kita usulkan untuk dinaikan harganya,” jelasnya.

Apabila kenaikan harga BBM sudah diberlakukan, kata Boby Lianto, maka dengan sendirinya akan berdampak pada harga rumah yang akan ikut naik juga.

“Kalau harga BBM naik sekitar 20 persen, tentu harga rumah juga akan naik 20 persen, menjadi Rp 118 juta untuk rumah yang harganya Rp 95 juta,” ujar Bobby Lianto. (Ale)

Baca Juga :  Hindari Pesta Wisuda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

27 + = 28