3

 

 

Moral-politik.com. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kupang, Adi Manafe mengaku belum menerima petunjuk penyaluran bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada rumah tangga sangat miskin (RTSM) di wilayah itu.

“Kami belum dapatkan petunjuk pusat karena itu kita belum tetapkan rumah tangga sasaran penerima langsung sementara,” kata Adi Manafe kepada Moral-politik.com di Kupang, Jumat (21/06).

Adi Manafe mengatakan, secara teknis, BPS akan segera melakukan penetapan rumah tangga sasaran penerima BLSM sesuai dengan syarat dan petunjuk pusat.

“Prinsipnya, kita sudah siap lakukan penetapan rumah tangga sasaran, namun masih harus menunggu petunjuk pusat,” kata Adi Manafe.

Menurut Adi Manafe, penetapan rumah tangga penerima sasaran, sudah tentu akan merujuk kepada sejumlah syarat yang diatur oleh pemerintah sebagai penerima, sehingga tidak salah sasaran. “Karena itu kita butuh rujukan dari pemerintah untuk bisa menjadikannya sebagai dasar penetapan RTSM,” katanya.

Dijelaskan, pemerintah merencanakan menyediakan kartu pintar yang menggunakan chip untuk penyaluran BLSM, yang oleh pemerintah sudah ditetapkan Rp150 ribu/bulan untuk 15,5 juta RTSM atau setara dengan 74 juta jiwa  sebagai paket kompensasi terkait kebijakan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

“Dengan kebijakan itu, akan dicegah penambahan jumlah penduduk miskin, tetapi diharapkan angka kemiskinan di bawah 10,5 persen, dengan penyaluran diberikan Rp150 ribu/bulan untuk enam bulan,” jelas Adi Manafe. (Ale)

Baca Juga :  KPU NTT Tetapkan Pilkada Nagekeo Putaran Kedua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 2 = 5