26

Moral-politik.com. Kepala Dinas Perhubungan Nusa Tenggara Timur (NTT) Drs. Bruno Kupok mengatakan, rencana evakuasi untuk menggeser badan pesawat Merpati yang pagi tadi, Senin (10/6) mengalami kecelakaan sewaktu hendak mendarat di Bandara El Tari Kupang, mengalami kesulitan yang cukup berarti.

“Kemungkinan besar alternatif kedua yang dipilih, yaitu tubuh pesawat dipotong-potong  oleh karena tiga ban tidak bisa berfungsi lagi, apabila pesawat digeser keluar ke tempat yang tidak mengganggu arus lalulintas  terbang dan mendarat,” katanya ketika dihubungi pertelpon.

Apabila malam hari ini, lanjut Bruno Kupok, badan pesawat berhasil dipotong-potong dan dipindahkan ke tempat yang aman, maka esok pagi, Selasa (11/6) sudah bisa dibuka kembali penerbangan dengan menggunakan pesawat perintis atau pesawat bertubuh kecil.

“Sedangkan untuk penerbangan dengan menggunakan pesawat bertubuh besar, rencananya akan dibuka kembali pada esok siang,” yakinnya. (VJB/AVI)

 

 

 

 

Baca Juga :  Si Gadis Karina dan "Teori Kebesaran Manusia"

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

14 − 12 =