31

foto: ilustrasi

 

Moral-politik.com. Pelaku Curanmor antar negara tertangkap tangan oleh pemilik motornya, dan dihajar massa sebelum diamankan polisi.

Motor hasil curiannya  biasanya  dijual ke negara Timor Leste sesuai dengan permintaan dari penadah yang telah siap membelinya.

Wilhelmus Bifala, pria asal Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur,  pelaku pencurian kendaraan bermotor ini, sempat menjadi bulan-bulanan massa, sebelum diamankan aparat kepolisian Polsek Kelapa Lima, Kota Kupang.

Polisi yang datang ke lokasi langsung menggiring pelaku menuju kantor Polisi, menghindari massa yang gerah dengan sering hilangnya kendaraan bermotor mereka dalam sebulan terakhir.

Dihadapan polisi, pelaku mengaku dirinya dalam sebulan terakhir ini telah melakukan aksinya sebanyak dua kali. Biasanya pelaku membawa motor dari Kupang dan menjualnya di perbatasan negara Timor Leste.

Pemilik motor sendiri yang menangkap pelaku mengaku, motornya yang hilang saat  itu di parkir di depan rumah. Ketika hendak keluar dan tidak menemukan motor, dirinya langsung mencari dan menemukan motornya pada pelaku yang sedang membongkar kabel untuk menghidupkan mesin, yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumahnya.

Sementara Kapolsek Kelapa Lima mengatakan, pelaku akan dikenakan pasal pencurian dengan ancaman hukuman lebih dari tiga tahun penjara.

Saat ini pelaku dan barang bukti berupa dua kendaraan bermotor yakni satu motor Yahama Vikzon yang tertangkap tangan pelaku sendiri  serta satu buah motor  Yahama Mio hasil pengembangan dari aparat kepolisian, masih diamankan di kantor Polisi.

Selain itu aparat kepolisian juga masih mengembangkan mata rantai pencurian kendaraan bermotor, karena berdasarkan pengakuan pelaku, mereka memiliki jaringan, termasuk yang ada di perbatasan Timor Leste. (Fabyanus)

Baca Juga :  Kurikulum 2013 Belum Diterapkan di Belu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

61 + = 65