Moral-politik.com. Peresmian kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kupang yang digelar 14 juni 2013 lalu, meninggalkan kisah tak sedap. Pasalnya, untuk mengelar kegiatan tersebut pihak BNN Kota Kota Kupang mencari bantuan dana dar i pihak ketiga dengan menggunakan Proposal. Namun sayangnya, propasal yang disebarkan sebanyak 35 buah dan telah terealisasi ternyata belum dipergunakan.

Kepala BNN Kota Kupang Marta Salendang yang ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jum’at (21/06/2013) mengakui kalau pihak BNN Kota Kupang pernah menjalankan proposal yang dikelola oleh mantan lurah Naikoten II Ricky Therik. Tapi hingga saat ini pihak BNN belum menerima uang sepeser pun dari hasil proposal tersebut.

“Betul kami jalankan proposal tapi kami belum terima hasil dari proposal tersebut,” ungkap Salendang.

Kepla BNN ini mengisahkan, karena tidak mempunyai dana pada acara peresmian tersebut, pihak BNN mengharapkan bantuan dari pihak ke III. Bahkan dalam acara peresmian yang dimeriahkan dengan sound system tersebut dibiayai oleh donatur. ” Sound System waktu itu donatur kami yang biaya, tapi bukan dari proposal yang dijalankan,” tutur Salendang. (Ikzan).

Baca Juga :  10 Kamar Kos Ludes Dilahap si “Jago Merah"

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

95 − = 94