8

 

Moral-politik.com. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md. mengatakan, dirinya baru akan mendeklarasikan diri sebagai calon presiden pada April 2014. Menurut dia, sejauh ini penggalangan dukungan yang dilakukan koalisi partai politik yang berada di belakangnya terus berjalan. Hanya Mahfud belum bersedia menyebutkan partai-partai politik apa yang menyokongnya tersebut.

“Soal pencalonan sebagai presiden baru akan saya umumkan pada April 2014, serta partai apa saja yang mendukung saya,” kata Mahfud seusai menghadiri pembukaan Konferensi Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur di SMP Progresive, kompleks Pesantren Bumi Shalawat, Desa Lebo, Sidoarjo, Jumat malam, 31 Mei 2013.

Mahfud tak memungkiri bahwa kehadirannya pada pembukaan konferensi wilayah organisasi massa terbesar itu bagian dari penggalangan dukungan. Menurut Mahfud, ia pernah membicarakan serius rancana pencalonannya sebagai presiden dengan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Sirad.

“Dengan PBNU maupun PWNU Jawa Timur, hubungan saya baik. Nyatanya, setiap mereka punya acara, saya selalu diundang. Tapi, kalau mendukung secara institusi, kan, tidak boleh,” kata Mahfud, yang mengenakan kemeja batik lengan panjang dan bercelana gelap.

Kehadiran Mahfud pada pembukaan konferensi wilayah menjadi daya tarik tersendiri. Ketika berpidato, beberapa kali Said Aqil menyebut Mahfud sebagai “calon presiden kita”. Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang juga hadir dalam acara tersebut menyatakan bahwa Mahfud telah “mengaji dengan baik” ketika masih menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi.

Bahkan, ketika Said akan memukul beduk sebagai tanda pembukaan konferensi wilayah, Mahfud diminta naik ke panggung bersama Soekarwo dan pengurus NU Jawa Timur. Sabtu pagi, 1 Juni 2013, Mahfud dijadwalkan mengisi orasi politik dalam acara silaturahmi Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Baca Juga :  Tolong Selamatkan Wilfrida Soik

 

Sumber: Tempo.co

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 38 = 48