Tirza Claudia(1)

 

Moral-politik.com. Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  Kabupaten Timor Tengah Utara akhirnya membangun janji dan komitmen untuk membantu proses pengurusan akta kelahiran bagi anak di Kecamatan Bikomi Utara, khususnya di Desa Napan dan Sainoni.

Janji dan komitmen ini terungkap dalam pertemuan hering dengan anak yang diinisiasi Plan Program Unit Kefamenanu di 2 desa tersebut, dengan menghadirkan anggota DPRD TTU Agustinus Talan dari Fraksi Partai Golkar, dan Charolus Sonbay dari Fraksi PDIP.

Dalam siaran press yang diterima semalam, Tirza Claudia ( UBR – Supervisor ) Plan Indonesia PU Kefa menjelaskan,  di DesaNapan, Agutinus Talan dihadapan 30 peserta yang terdiri dari Kelompok Anak, Karang Taruna serta perwakilan orang tua di desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara Kabupaten TTU berjanji akan turun tangan dalam membantu pengurusan akta bagi  111 anak SMP Negeri Napan yang belum memiliki akta.

Hal serupa juga terjadi di Sainoni. Anggota DPRD dari Fraksi PDIP, Charlos Sonbay juga mengungkapkan komitmen yang sama untuk membantu proses pengurusan akta bagi anak-anak di desa tersebut.

Tirza Claudia, dalam siaran perss menjelaskan, Hearing  DPRD dengan anak  yang dilakukan di 5 desa ini merupakan aktivitas dari Project UBR ( Universal Birth Registration ) dengan dukungan dana dari Uni Eropa.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu anggota DPRD memahami situasi anak – anak dan pemuda di desa serta meyakinkan anggota parlemen tentang pentingnya pencatatan kelahiran dan advokasi untuk penerapan peraturan daerah tentang desentralisasi pelayanan pencatatan kelahiran.

Dia menjelaskan, saat di Napan, Agus Talan menyatakan, pihaknya sangat mendukung upaya pemenuhan hak identitas dan kewarganegaraan bagi anak.  “Kita sangat mendukung tujuan mulia ini. Adik-adik ini kita pacu untuk memiliki Akte Kelahiran, karena apabila mau tes POLWAN, Pegawai Negeri, harus urus Akte Kelahiran. Saya bantu telpon kepala DISDUKCAPIL, urus 1 hari saja selesai, apabila semua dokumen persyaratan telah lengkap,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bencana Benanain: Air Telah Surut, 3 Desa Terisolir Belum Bisa Dijangkau

Sementara menanggapi permintaan orangtua anak, eks Timtim yang meminta agar Akta Bagi Anak  digratiskan, dia juga berjanji akan menyampaikan dalam sidang paripurna agar Akte Kelahiran bagi anak-anak  digratiskanm, terutama bagi anak-anak dari penduduk ex Timor Leste. (amy)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 + = 7