logo MP yg bulat

 

Moral-politik.com. Lantaran dukungan terus melorot, tim sukses pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao, Drs.Leonard Haning – Jonas Lun, S.Pd (Lentera) menunjukkan sikap arogannya.

Sikap arogan Paket Lentera tersebut ditunjukkan dengan menurunkan atribut berupa bendera milik calon Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao, Maks Oder Sombu – Marthen L.Henuk (Omega) di Desa Batutua, Kecamatan Rote Barat Daya, Sabtu (1/6) pukul 16.30 wita.

Tim sukses paket Omega di Kecamatan Rote Barat Daya, Herman Henukh yang menghubungi wartawan pertelepon, Sabtu (1/6) sore mengungkapkan, salah seorang tim sukses Paket Lentera, Demercis Fanggi menurunkan secara paksa bendera paket Omega di wilayah tersebut.

Meski dicederai paket Lentera, kepada wartawan dirinya mengaku tidak menyikapi hal itu dengan pengadilan massa. Pihaknya melaporkan hal tersebut ke Polsek Batutua untuk diproses hukum.

“Kami sudah serahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian untuk menangani masalah ini,” katanya.

Atas kejadian itu, lanjut dia, pihaknya mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. Disamping itu, kata dia, pihak Paket Lentera didesaknya  menyampaikan permohonan maaf  kepada Paket Omega.

“Kami minta supaya Paket Lentera menyampaikan permohonan maaf kepada Omega dan masyarakat Rote Ndao melalui media massa,” tandasnya.

Sebab menurut Herman, perbuatan yang ditunjukkan pihak paket Lentera tersebut merupakan bentuk pencederaan terhadap proses demokrasi. Disamping itu, lanjutnya, kejadian itu merupakan bentuk pendidikan politik yang salah.

Menurutnya, meski dalam Pilkada mendatang akan terjadi pertarungan yang sengit antara masing-masing kandidat, semestinya mengedepankan etika berpolitik yang santun.

“Kita harapkan agar tidak mencederai proses demokrasi dengan kekerasan, kita harus santun dan  mengedepankan etika berpolitik yang baik. Dengan kejadian ini, masyarakat bisa menilai siapa yang layak untuk dipilih,” katanya.

Baca Juga :  Pansus DPRD Dinilai Tidak Netral

Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Rote Ndao, AKBP.Drs.Hidayat belum berhasil dihubungi wartawan terkait penanganan masalah itu. (lima)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

63 + = 73