2

Moral-politik.com. Kepala Pos Pengamatan Gunung Kelimutu di Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) Gabriel Rago, mengingatkan para pengunjung untuk membawa masker atau sapu tangan basah. Ini karena adanya aktivitas dari gunung Kelimutu. Menurut Gabriel Rago, aktivitas gunung itu berupa muncul asap di tebing kawah danau Nuwa Muri Koo Fai, serta aroma belerang yang menyengat dan perubahan warna danau.

4

“Itu pengaruh asap diperangkap oleh danau kawah, sehingga danau itu berubah jadi putih kopi susu sekarang. Terus dengan tekanan cukup kuat sehingga asap itu melampaui bibir kawah. Di bagian tenggara dan selatan itu ada pohon.

5

Pohon krinyut itu banyak yang layu. Sampai di Pemo. Ya…makanya saya sarankan kepada pengunjung, kalau sampai sana ada bau belerang maka siapkan masker atau sapu tangan basah lah supaya jangan sampai…toh belerang itu mempengaruhi pernapasan,” jelas Gabriel Rago.

8

Kepala Pos Pengamatan Gunung Kelimutu Gabriel Rago menambahkan, perubahan warna danau Kelimutu sudah sering terjadi. Hanya kali ini perubahan warna danau Kelimutu itu bersamaan dengan munculnya asap di tebing kawah serta dengan gempa-gempa kecil. Menurut dia, selama ini perubahan warna danau terjadi begitu saja, tidak ada tanda-tanda lain.

6

Gunung kelimutu merupakan gunung api dan pernah meletus tahun 1886. Kelimutu memiliki tiga danau yang berbeda warna. Hingga saat ini, tercatat sudah beberapa kali tiga danau di Kelimutu itu berubah warna.

7

Perubahan terakhir terjadi pada awal Januari 2013 lalu. Danau tiwu ata polo,  yang sebelumnya hijau lumut menjadi merah hati, danau Tiwu Koo Fai Nuwa Muri tetap berwarna hijau, dan danau Tiwu ata bupu yang sebelumnya berwarna hitam menjadi hijau lumut. (Sil Sega)

Baca Juga :  Data Pleno 21 Kabupaten /Kota Pilkada NTT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 + = 5