11

 

Moral-politik.com. Gerakan Anti Politik Busuk (GAPB) Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya menggelar aksi damai untuk meminta kepada seluruh masyarakat NTT untuk terus mendukung politisi bersih, bukan money politic. Untuk mewujudkan hal itu, GAPB NTT menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bawaslu NTT, Rabu (5/6) sekitar pukul 12.00 Wita.

Koordinator GAPB, Jan Pieter Windhy dalam aksinya mengatakan, aksi itu dilakukan atas pertimbangan perlu adanya partisipasi masyarakat secara langsung dalam mendukung politik bersih, yang sebelumnya sudah digelar dalam bentuk audiens dan pengaduan.

Selain itu, katanya, aksi ini dilakukan karena GAPB NTT menilai bahwa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) NTT yang telah usai digelar tidak berjalan sesuai dengan harapan masyarakat NTT, karena diduga telah terjadi banyak kecurangan.

Aksi dari GAPB NTT akhirnya dikawal secara ketat oleh puluhan aparat kepolisian dari Polres Kupang Kota, yang dikerahkan untuk mengamankan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang, Rabu (5/6) pagi.

Penjagaan itu dilakukan terkait unjuk rasa yang dilakukan Gerakan Anti Politisi Busuk (GAPB) NTT di depan kantor itu sekitar pukul 12.00 Wita. Aparat kepolisian terlihat berjaga-jaga di gang menuju kantor Bawaslu serta di dalam kantor tersebut. (richo)

 

 

Baca Juga :  Walikota Kupang Kesal, PT. HK Lempar Kesalahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 3 = 2