Gaun Perwakilan Indonesia di Miss World 2013 Disiapkan Vania Larissa | www.moral-politik.com

Gaun Perwakilan Indonesia di Miss World 2013 Disiapkan Vania Larissa

34

 

Moral-politik.com. Desainer muda Feronica Kristoofer tengah bersiap-siap untuk menyambut ajang Miss World 2013. Feronica diminta merancang gaun untuk Miss Indonesia, Vania Larissa. Khusus untuk gaun spesial tersebut, Feronica mengaku akan banyak memainkan aplikasi-aplikasi unik.

Ternyata bukan hanya Miss Indonesia 2013 saja yang tak sabar menunggu even dunia tersebut. Feronica pun juga tidak sabar untuk memperkenalkan rancangan terbarunya. Terlebih lagi lewat even global mendatang, Feronica ingin membuktikan bahwa desainer Indonesia tidak kalah kreatif dengan desainer dunia.

Untuk gaun spesialnya nanti, Feronica akan mengutamakan faktor kenyamaman si pemakai. Ia percaya, sebuah gaun akan semakin indah bila si pemakai nyaman mengenakannya. Apabila gaun merepotkan si pemakai, otomatis menurunkan nilai-nilai keindahan gaun.

Selain mengutamakan kenyamanan, dalam setiap rancangannya Feronica juga selalu memperhatikan bahan-bahan untuk busana pesta. Ia tidak mau memakai bahan asal-asalan atau berwarna superterang. Feronica lebih menyukai warna natural, yang apabila dicampur dengan aplikasi seperti payet atau hiasan timbul akan semakin memancarkan keanggunan.

“Aku pada dasarnya menyukai desain yang simpel, dan tidak membuat repot si pemakai. Simpel dan elegan itulah yang menjadi prioritas aku,” kata Feronica di sela-sela kesibukannya di butik Kristoofer, belum lama ini.

 

Kritis

Tidak hanya membuatkan gaun untuk Vania, Feronica pun pernah dipercaya untuk merancang busana Ashanty, Regina “Idol”, Titi Kamal, Cherrybelle, Bunga Citra Lestari, dan pasangan suami-istri Delon-Yeslin.

Berdasarkan pengalamannya bersama dengan para artis, maka Feronica semakin menyadari betapa pecinta fashion sangat teliti dalam memilih busana. Sekarang, orang bukan hanya melihat gaun dari modelnya saja. Tetapi sudah kepada hal yang lebih detil lagi, yakni bahan, hasil akhir, aplikasi, hingga warna.

Semakin kritisnya para pecinta mode otomatis membuat Feronica semakin gigih berkarya. Setidaknya sebagai desainer yang tergolong baru, ia harus bisa mencuri perhatian banyak orang dengan rancangannya. Karena itu ia pun berusaha untuk menciptakan tren sendiri. Tren ala Feronica adalah menonjolkan aplikasi yang elegan dan mewah di setia rancangannya. ( Sumber: beritasatu.com)

“Aku tidak main banyak payet atau bordir. Aku lebih suka memaikan laser cut dengan efek timbul, seperti aplikasi kupu-kupu atau bunga untuk gaun malam dan pesta,” ujar Feronica.

Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login