6

 

Moral-politik.com. Hampir 2000 atau tepatnya 1.992 siswa peserta Ujian Nasional tingkat  Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak lulus Ujian Nasional (UN). Sekretaris Dinas PPO NTT, Yohanes Mau mengatakan, jumlah ini juga menjadi yang terbanyak secara nasional.

Menurut Yohanis Mau, jumlah siswa SMP dan sederajat peserta UN di NTT sebanyak 1.082.839 siswa. Dari jumlah itu, 1.992 dinyatakan tidak lulus. Persentase kelulusan siswa SMP Sederajat di NTT 97,68 persen.

“Walaupun meningkat, namun jumlah siswa yang tidak lulus UN terbanyak di Indonesia,” tandas Yohanis Mau.

Yohanis Mau menambahkan, posisi NTT belum cukup baik, karena berada di peringkat 32 dari 33 provinsi di Indonesia. “Walaupun satu kabupaten di NTT yakni Sabu Raijua dengan jumlah siswa 1.403 yang tersebar di 15 sekolah lulus 100 persen, namun NTT berada di peringkat 32 dari 33 provinsi,” katanya.

Yohanis Mau mengatakan,  persentase kelulusan ini masih bisa naik, karena masih ada sejumlah siswa yang nilai UN tidak muncul.

“Kami masih mengecek, apakah mereka ikut UN atau tidak. Jika ikut, maka akan kami proses ke Kemendikbud,” katanya. (Sil Sega)

 

 

 

Baca Juga :  “Perang Dingin” Antara Partai Keadilan Sejahtera & Partai Demokrat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

17 − = 14