1

 

Moral-politik.com. Akibat pemerintah akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di pasar telah melonjak tajam.

Maria Fatima W. A. Fouk ketika ditemui Moral-politik.com di kediamannya, Haliwen, Rabu (19/6) mengatakan bahwa situasi sekarang ini sepertinya masyarakat kecil sedang dicekik lehernya, lalu ada ekses negative yaitu meningkatnya angka pengangguran dan  tindak kriminal.

“Kita mau menikmati apa? Uang seratus ribu rupiah ini tidak ada nilainya sama sekali. Sebab BBM baru mau dinaikkan, harga Sembako di pasar telah naik,” keluhnya. Maria Fatima mengatakan, seharusnya pemerintah  menekan pengusaha agar tidak seenak perut menaikkan harga. Kami masyarakat kecil ini, lanjutnya, merasa sangat kesulitan. Jangan karena hutang luar negeri, lantas masyarakat kecil dicekik lehernya dan dipaksa untuk mati lebih awal!

Maria Fatima W. A. Fouk, S.Kep, Ners (2)

Masih menurutnya, jika pemerintah tetap menaikkan harga BBM, maka tetap diberikan bantuan kepada masyarakat kecil. Namun selama ini, bantuan berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau dalam bentuk subsidi pun, tidak dinikmati masyarakat. Justru yang menikmatinya adalah pejabat serta pengusaha.

“Mau adil bagaimana, kalau bantuan sejenisnya itu selalu dimakan pejabat dan pengusaha? Masyarakat kecil belum tentu menikmati bantuan tersebut. Atau bisa dialihkan bantuan itu ke lembaga pendidikan, sehingga semua masyarakat kecil yang tidak mampu dapat menyekolahkan anak-anaknya. Karena selama ini, sebagian masyarakat kecil yang kurang beruntung, selalu diperas keringatnya oleh penguasa capital. Dan perlu diadakan dana pemberdayaan bagi masyrakat kecil, sehingga masyarakat kecil yang kurang dan tidak beruntung sama sekali itu, dapat diberdayakan dengan baik. Lalu, jangan membuat laporan fiktif  yang dilaporkan sekian, yang didapat sekian!” urainya panjang lebar.

Itu namanya penipuan, katanya, dan menjual harga diri masyarakat miskin, demi meraup keuntungan. (Felix)

Baca Juga :  Terkenang Cinta Pertama di Pantai Paradiso

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here