IMG-20130610-00372

Moral-politik.com. Chiko, pria encer senyum ini, heran dengan pendemo yang menolak pembangunan Bendungan Kolhua, kebanyakan dari mereka yang melakukan demo adalah orang yang bukan asli Kota Kupang yang tidak tahu tentang masalah susahnya air minum di kota ini. Tapi ketika mendemo mereka sepertinya sangat tahu bahwa kota sangat banyak air. Sehingga tidak perlu lagi ada sumber yang besar untuk kebutuhan masyarakat. Sungguh sangat aneh ketika dalam orasi mereka menyebut pemerintah merampok hak rakyat dan hujatan-hujatan seolah olah pemerintah tengah memaksa rakyat Kolhua untuk menyerahkan lahan mereka. Padahal yang saya ketahui pemerintah Kota Kupang melakukan pendekatan dengan cara baik-baik. Bahkan harga tanah ditawar sesuai dengan nilai jual objek pajak dan sejumlah bantuan lainnya .

 

 

Baca Juga :  Prawiro: Hotel Melati Susah, Apalagi Bintang Satu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

68 + = 69