11

 

Moral-politik.com. Pemerintah malam ini telah resmi menaikkan harga BBM subsidi untuk premium menjadi Rp 6.500 dan solar Rp 5.500 per liter. Pemerintah mengakui hal ini keputusan yang sangat berat.

“Ini adalah pilihan yang amat sulit dan pilihan alternatif terakhir. Penyesuaian harga BBM harus disertai program percepatan dan perluasan perlindungan sosial agar melindungi masyarakat kita,” kata Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa saat membuka pengumuman kenaikan harga BBM subsidi di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (21/6/2013)

Hatta menjelaskan latar belakang kebijakan ini antara lain konsumsi BBM di dalam negeri terus membengkak sementara produksi minyak dalam negeri terus menurun. Sehingga telah berakibat berpotensi meningkatkan subsidi BBM, faktanya Indonesia harus impor BBM Rp 300 triliun per tahun.

Kenyataan itu jika tak diambil kebijakan kenaikan BBM subsidi maka akan membuat defisit anggaran APBN 2013 hampir menyentuh defisit 3%, yang merupakan batas teratas.

“Subsidi BBM akan terus membengkak, di samping 70 persen tak tepat sasaran,” katanya.

Pemerintah telah mengumumkan secara resmi kenaikan harga BBM subsidi akan dilakukan mulai besok pukul 00.00 WIB, Sabtu tanggal 22 Juni 2013. Harga bensin premium menjadi Rp 6.500/liter dan solar menjadi Rp 5.500/liter.

Dalam jumpa pers tersebut dihadiri oleh berbagai menteri-menteri, seperti Menteri Sosial Salim Segaf Aljufri, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menkominfo Tifatul Sembiring, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menristek Gusti M. Hatta, Kapolri Timur Pradopo, Menteri Pertanian Suswono, Menkopolhukham Djoko Suyanto, Menteri Keuangan Chatib Basri, Menteri BUMN Dahlan Iskan, dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana. (Sumber: detik.com)

Baca Juga :  Dirut Pertamina: Jangan Pernah Merasakan Loonuna Bukan Bagian NKRI!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 30 = 35