b

Moral-politik.com. Rusuh yang terjadi di Konsulat Jenderal RI Jeddah menewaskan seorang tenaga kerja perempuan berusia 55 tahun. Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Tatang Budie Utama Razak mengatakan, korban bernama Marwah binti Hasan, asal Bangkalan, Jawa Timur.

“Asal dari Bangkalan, Jawa Timur. Kami bersama putrinya yang juga bekerja di sini,” kata Tatang, seperti dikutip dari wawancara dengan Metro TV, Senin (10/6/2013) pagi.

Menurut Tatang, berdasarkan keterangan putrinya, Marwah masuk ke Arab Saudi sejak 2005 seusai melakukan ibadah umrah. Sejak itu, hingga saat ini ia tidak mengantongi dokumen apa pun. Rencananya, KJRI akan memfasilitasi pemulangan jenazah korban.

“Tetapi, belum punya kontak keluarga, dan antara nama dengan identitas yang ada masih harus dipastikan,” ujar Tatang.

Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan Indonesia tewas dalam kebakaran yang dipicu aksi protes ribuan tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Arab Saudi, Minggu (9/6/2013). Para TKI itu mendatangi Konsulat untuk mengurus status imigrasi mereka, kata sebuah sumber Konsulat sebagaimana dilaporkan kantor berita AFP, Senin.

Sekitar 8.000 TKI berkumpul di luar Konsulat itu. Mereka mencoba untuk mengurus berkas imigrasinya yang selama ini berstatus sebagai pekerja asing ilegal di negara itu dalam menghadapi batas waktu yang diberikan Kerajaan Saudi untuk memulihkan status mereka atau mereka harus meninggalkan Saudi.
Sumber: kompas.com

Baca Juga :  Budaya Betawi Kurang Berkembang di Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here