JEFTA BENGU

 

Moral-politik.com. Pimpinan Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Maju, Jefta Bengu mengatakan, bagi masyarakat Kota Kupang yang belum memiliki hunian, KPN Maju menawarkan perumahan dengan harga termurah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Harga perumahan yang ditawarkan Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Maju milik Pemkot Kupang adalah yang termurah saat ini dibanding pengembang lainnya di NTT. Bayangkan saja untuk mendapatkan rumah dengan type 45 harganya hanya Rp. 80 juta dengan uang muka cuma Rp.8 juta,” kata Jefta Bengu kepada Moral-politik.com di Kupang, Selasa (18/06).

Menurut Jefta Bengu, rendahnya harga rumah yang ditawarkan oleh KPN Maju ini, karena rumah tersebut dibangun di atas tanah milik sendiri, yang merupakan tanah hibah dari Pemkot Kupang. “Pemkot Kupang menghibahkan tanahnya ke KPN Maju, sehingga harga rumah dapat ditekan. Harga Rp 80 juta itu, sudah termasuk listrik, air, IMB dan PSU. Kalau ditempat lain, PSU harus bayar Rp 15 juta lagi,” paparnya.

Disinggung dengan rencana Pempus menaikan harga BBM, ditegaskan Jefra Bengu, penyesuaian harga baru akan diterapkan pada pembangunan rumah yang baru, sedangkan rumah yang lama masih dengan harga sebelum kenaikan BBM. “Untuk rumah lama harga tidak dinaikan, sedangkan untuk bangunan baru akan disesuaikan.

Kalaupun naik juga tidak akan banyak, paling hanya Rp 7,5 juta/unit, tetap lebih murah dari pengembang lain. Untuk uang muka bisa dibayar dengan Rp 8 juta, dan cicilan selama 15 tahun, dimana Rp 500.000/bulan cicilannya,” kata Jefta Bengu.

Rumah yang dibangun KPN Maju ini, aku Jefta Bengu, hanya diperuntukan bagi masyarakat Kota Kupang, hal ini dibuktikan dengan kartu identitas yang dimiliki. “Bukan hanya untuk PNS Kota Kupang saja, tapi masyarakat umum juga bisa, yang penting dia warga Kota Kupang,” tandasnya.

Baca Juga :  Ada kejanggakan PKH di Desa Benteng Raja

Lebih jauh Jefta Bengu menjelaskan, Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Maju baru akan memperbaiki kondisi rumah, bila calon pembeli telah membuat akad (perjanjian) dengan pihak bank. Sehingga ketika menempati rumah, semua sarana sudah lengkap dan kondisinya 100 persen baik.

Jefta Bengu mengungkapkan, rumah yang dimiliki KPN Maju saat ini berada di Kecamatan Alak dan Kecamatan Manulai II. Untuk di Alak type 21 ada 150 unit, yang sudah dihuni sebanyak 100 unit, selanjutnya untuk type 45 sebanyak 26 unit, dan type 36 ada 225 unit. “Yang type 36 ini baru habis 100 unit, dan saat ini sudah selesai pembangunannya 125 unit. Sedangkan di Manulai II ada sebanyak 443 unit untuk type 21, dan sudah dihuni semuanya,” ungkapnya.

Kedepan, lanjut Jefta Bengu, pihaknya akan membangun 875 unit, dan yang baru dibangun sebanyak 325 unit. Untuk yang di Manulai II baru dibangun 440 unit dari rencana 670 unit. “Kemungkinan besar bulan depan kita akan lanjutkan pembangunan sisanya,” ujar Jefta Bengu. (Ale)

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

72 − 64 =