50

Moral-politik.com. Juru Bicara Komisi Pemilihan Umum  (KPU) Nusa Tenggara Timur (NTT) , Djidon de Haan membatah tuduhan Tim Paket Esthon – Paul bahwa KPU melakukan kecurangan dalam Pilgub putaran dua. “Kami bekerja  profesional  Tidak ada niat sedikit pun untuk mencederai, apalagi mencurangi pihak yang merasa dicurangi,” tandas Djidon de Haan.

Djidon mengatakan, KPU NTT mempertaruhkan harkat dan martabat dalam menyelenggarakan pilgub di daerah ini. Tidak mungkin KPU melakukan hal-hal yang  bertentangan dengan aturan. “Sekali lagi, kami tidak punya niat sedikit pun untuk mencurangi pemilihan gubernur ini. Kami juga tidak mau melanggar aturan- aturan yang telah diatur. Kami berjalan sesuai rel yang ada. Karena itu, kami siap menghadapi gugatan itu,” kata Djidon.

Dia mengatakan, sebagai lembaga penyelenggara Pemilu Gubernur, KPU Propinsi NTT sudah siap menghadapi proses hukum itu. Berita acara hasil pilgub pun sudah dibawa ke Jakarta oleh dua komisioner KPU NTT, yakni Gasim M Noor dan Maryanti Luturmas Adoe. “Tim kami sudah ke Jakarta. Prinsipnya kami siap menghadapi proses hukum ini. Kami juga telah menyiapkan semua data terkait hal ini,” ujar Djidon.

KPU NTT, kata Djidon sudah siap menghadapi gugatan Paket Esthon – Paul. Saat ini KPU NTT sedang menunggu panggilan dari MK untuk sidang perkara tersebut. Semua data tentang pilgub NTT, kata Djidon, telah dibawa ke Jakarta, dan siap dibeberkan dalam sidang nanti. (Sil Sega)

Baca Juga :  Tallend Mark Daud: PLN Jangan Main Ancam Padamkan Listrik Bergiliran

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

87 + = 93