9

Moral-politik.com. Lakon tidak baik dipertontonkan Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Setda Kota Kupang,  yang melakukan pengusiran terhadap  wartawan yang bertugas meliput kegiatan di lingkup Pemerintah Kota Kupang.

Kejadian tersebut terjadi pada kamis, (13/06/2013), bertempat di ruang Garuda, Kantor Walikota Kupang. Saat itu beberapa wartawan dari berbagai media,  diantaranya Fred Sengge-Wartawan Radio Republik Indonesia (RRI), dan John-Wartawan Afb TV,  yang diundang  Pemkot Kupang via SMS untuk meliput kegiatan  Pengungkuhan Forum Lintas Agama Kota Kupang,  tapi diusir dengan cara kurang etis.

Sengge mengisahkan, ketika dia masuk kedalam ruang Garuda, tidak lama kemudian Kabag Humas dan Protokol memberi pengumuman lewat  mikrovon, agar para wartawan keluar dari ruangan. Mendengar itu, Sengge masih sempat berbicara dengan salah seorang Kepala Seksi Humas dan Protokol, namun Kabag Humas kembali mengusir  para awak media ini.

“Setelah kami di dalam, Kabag Humas pake mikrovon bilang wartawan keluar. Saya masih mau bicara, Noce langsung bilang he bicara apa lai, keluar sudah!“ tutur Sengge. (Khasmetan)

 

Baca Juga :  Kuasa Hukum Menilai Jaksa Tak Punya Hati Nurani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here