Ilustrasi. (foto: merdeka.com)

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Puluhan Warga Desa Neukbaun, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengadukan Calon Bupati Ayub Titu Eki dan Calon Wakil Bupati Korunis Masneno ke polisi.

Hal ini disebabkan Cabub Ayub Titu Eki memalsukan KTP dan tandatangan mereka.

Joni Tiran, salah satu warga Neukbaun mengatakan, mereka tidak pernah memberi KTP dan menandatangani dukungan terhadap Calon Bupati Ayub Titu Eki dan Calon Wakil Bupati Korinus Masneno.

“Tentu kita menyesal sekali ada hal seperti ini kan. Kita sama sekali tidak tahu nama kita tiba-tiba muncul dalam daftar dukungan. Padahal saya sama sekali tidak pernah memberikan dukungan kepada pa Titu Eki dan Pa Korinus. Oleh karena itu, setelah kita koordinasi dengan keluarga semua, langkah yang kita tempuh ini pasti kita laporkan ke polisi biar diusut. Kan ini kan pemalsuan tanda tangan. Penipuan. Kita masih sementara koordinasi hampir sebagian besar saudara-saudara di kampung itu sama sekali tidak tahu juga soal dukungan ini,” papar Johni Tiran.

Joni Tiran, seorang warga Nekbaun Amarasi, Kabupaten Kupang menambahkan, di Nekbaun sekitar 200 warga dari 900 warga pemilih yang dipalsukan KTP dan tandatangan dukungan. Selain di Nekbaun, di Desa Sulamu sekitar 650 warga pemilih dan sekitar 500 warga pemilih mengadukan paket calon Bupati Ayub Titu Eki dan calon wakil Bupati Korinus Masneno ke Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Kupang, karena pemalsuan KTP dan tangan tangan dukungan.

Untuk diketahui, Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Kupang akan digelar Oktober mendatang. Saat ini KPU Kupang sedang memverifikasi berkas dukungan terhadap paket dari jalur perseorangan.

 

Penulis : Sil Sega

 

 

Baca Juga :  Jonas-Herman wariskan jalan rusak 20 persen kepada FirmanMu

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

73 − 70 =