tiang jembatan Noemuti ambruk 1

 

Moral-politik.com. Hujan yang terus mengguyur Bumi Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) selama beberpa hari terakhir ini mengakibatkan tadi malam, Jumat (21/6)  kali Noemuti meluap dan merobohkan tiang jembatan yang sudah dibangun beberapa waktu lalu.

Tidak cukup sampai di situ. Banjir yang semakin deras berhasil membawa pergi jembatan yang ambruk, termasuk semua material bahan bangunan.

Sejumlah warga yang ditemui di lokasi bencana, tadi pagi, menyebutkan banjir  yang melintasi kali Noemuti cukup tinggi, sekitar 3 meter dari permukaan atas tiang jembatan yang dibangun  2 tahun lalu untuk menghubungkan Kota Kecamatan Noemuti dengan Kelurahan Kote dan sejumlah desa lainnya di wilayah itu.

“Ya, banjirnya tadi pagi cukup besar dan tinggi, sekitar 3 meter dari atas permukaan tiang jembatan,” ungkap Yakubus, warga Kelurahan Fatumuti  kepada Moral-politik.com.

Dia menjelaskan, persitiwa ambruknya tiang jembatan ini diperkirakan terjadi  dini hari, terutama ketika banjirnya meluap tinggi.

“Soal kerugian kami tidak tahu,  tapi yang jelas ada 1 tiang jembatan yang jatuh ditimpah banjir,” ungkapnya.

Seperti yang kami saksikan, sekitar pukul 10.00 wita,  banjir yang sudah sedikit surut menampakan 1 tiang banton yakni  tiang kedua dari arah Kelurahan Fatumuti patah dan jatuh dalam dasar air. Hanya saja badan tiang jembatan masih tetap berada pada posisi awal atau tidak berpindah.

Kendati demikian, hingga berita ini diturunkan hujan masih terus mengguyur Kabaupaten Timor Tengah Utara dengan intensitas yang hampir sama dengan kemarin, atau pun 2 hari lalu. Sehingga, belum dapat dipastikan masih adakah bencana susulan lainnya atau sebaliknya. (amy)

Baca Juga :  Antasari Azhar : KPK Butuh Dewan Pengawas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

48 − 46 =