8

 

Moral-politik.com. Anggota DPD asal NTT, Sarah Lery Mboeik meminta Dirjen Perlindungan WNI  dan Bantuan Hukum Departemen Luar Negeri untuk segera melakukan pendampingan hukum kepada Wilfrida Soik, terpidana kasus pembunuhan terhadap majikan di Malaysia.

“Pendampingan hukum yang maksimal diberikan kepada Wilfrida bahkan sebelum vonis. Setelah vonis pun perlu dilakukan banding serta melakukan upaya hukum untuk melihat kemungkinan-kemungkinan adanya celah hukum Malaysia berdasarkan fakta atau dokumen milik Wilfrida,” kata Lery yang dihubungi di Kupang, Jumat (21/6)

Menurutnya, salah satu fakta tentang kondisi real Wilfrida terkait pemalsuan dokumen dan kondisi kejiwaan Wilfrida yang terganggu pun bisa dimaksimalkan untuk mencari celah hukum menyelamatkan Wilfrida dari hukuman mati.

Lerry juga meminta agar pihak kepolisian tetap mengusut pelaku perekrut dan pengirim Wilfrida  yang dengan tahu dan mau memalsukan dokumen Wilfrida sehingga berdampak pada lemahnya keterangan saksi  di hadapan Pengadilan Malaysia.

“Wilfrida direkrut secara ilegal di Belu dan ditempatkan oleh agensi perusahaan Malaysia Agensi Pekerjaan (AP) Master/Lenny Enterprise di Kabupaten Belu,” ujarnya.

Dia menuturkan, perekrutan dilakukan saat pemerintah memberlakukan moratorium pengiriman TKI ke Malaysia. Walaupun menderita gangguan kejiwaan, AP Master tetap menempatkan Wilfrida untuk  menjadi PRT yang bertugas menjaga Puan Yeap yang sedang sakit (Parkinson) dan baru saja menjalani operasi bedah otak.

Wilfrida terancam akan dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Kelantan atas tuduhan kasus  pembunuhan terhadap majikannya Puan Yeap pada Desember 2009. Wilfrida tertangkap di Johor- Malaysia pada 18 Desember 2010 lalu.

Ketua Apjati NTT Abraham Paul Liyanto yang dihubungi pada kesempatan terpisah mengharapkan  keseriusan dari Pemprov NTT dan Pemkab Belu baik Disnakertrans dan BNP3TKI serta Imigrasi, terutama polisi untuk bekerja keras menangkap pelaku pengiriman Wilfrida, supaya bisa buktikan bahwa Wilfrida dikirim paksa tanpa persiapan.*** (AVI)

Baca Juga :  Kekerasan Militer Mesir Merambah Sampai Bakar Puluhan Gereja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

40 − 31 =