8

Moral-politik.com. Bripka Hasanul Arifin yang menjadi terdakwa penembakan T Fahri (28), warga Jalan Bundar Pulo, Brayan, Bengkel Baru, Medan, divonis setahun penjara oleh Pengadilan Negeri Medan, Kamis (13/6/2013). Sidang dipimpin hakim ketua Nelson J Marbun dan hakim anggota Firman.

Menanggapi vonis itu, ibunda Fahri, Minih (50) menilainya sangat tidak adil. Menurutnya, hingga perkara ini diputuskan, terdakwa tidak pernah menunjukkan itikad baik menemui korban, padahal keluarga membuka tangan untuk berdamai.

Sementara adik korban tak terima putusan ini dan sempat mengamuk di luar sidang. “Tidak adil putusannya. Dia menembak Abang kami hingga cacat. Masak hanya dihukum satu tahun,” teriak Aji, adik korban.

Pihak keluarga yang kesal sempat mengejar terdakwa saat digiring pengawal tahanan Kejari Medan. “Sini kau. Enak kali kau dihukum ringan. Cacat kau buat keluarga kami,” teriak seorang kerabat korban.

Kuasa hukum terdakwa menyatakan, pihaknya sudah mengajukan surat kepada Wakapolresta Medan untuk membiayai pengobatan Fahri. Namun hakim tetap memvonis terdakwa dengan pertimbangan telah menyebabkan orang lain mengalami luka berat.

Terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 360 KUHPidana. Hukuman pidana ini lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rustam Efendi yang sebelumnya menuntut 10 bulan penjara.

Untuk diketahui, penembakan terjadi pada Sabtu 4 Juni 2011 silam. Saat itu korban melintasi Jalan Putri Hijau Medan tepat di depan Capital Building mengendarai mobil Feroza BK 1060 LO bersama teman-temannya. Mobil yang dikendarainya menyenggol sepeda motor warga.

Saat hendak menolong pengendara sepeda motor itu, beberapa warga meneriaki mereka rampok. Tak mau jadi bulan-bulanan, korban melarikan diri.

Terdakwa yang kebetulan sedang piket langsung mengejarnya. Di pintu tol Belmera Tanjung Morawa, secara membabibuta terdakwa menembaki mobil hingga mengenai perut korban. Akibatnya, korban mengalami luka permanen dengan usus berada di luar perut.

Baca Juga :  Nekat Tanam, 200 Hektar Sawah di Oesao Gagal Panen

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here