4

 

Moral-politik.com. Rencana Pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam waktu dekat ini telah menorehkan luka  di hati masyarakat.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Petrus Bere, ketika ditemui Moral-politik.com di ruangannya, Kamis (20/6).

“Rencana kenaikan harga BBM sangat mempengaruhi dinamika dalam masyarakat. Akibatnya akan terjadi gesekan-gesekan di tengah-tengah masyarakat karena berkurangnya lapangan pekerjaan, dan meningkatnya tindak kriminalitas,” kata Petrus Bere.

Menurut Petrus Bere, itu merupakan langkah tepat bagi Pemerintah Pusat dalam membereskan hutang-hutang luar negeri. Namun, perlu melihat juga keselamatan masyarakat Indonesia.

“Jangan hanya karena mau membereskan hutang-hutang dari luar negeri, masyarakat yang dijadikan korban. Dan rencana kenaikan BBM itu, merupakan kebijakan Pemerintah Pusat. Tapi tetap perhatikan kesejahteraan masyarakat,” harap salah satu bakal calon Bupati Malaka ini.

Dirinya juga berpesan agar Pemerintah Pusat juga mau mendengar masukan-masukan dari Pemerintah Daerah dan Provinsi.

“Boleh dinaikkan harga BBM, tetapi perlu melihat dan mendengar masukan dari Pemda dan Pemprov, sehingga sama-sama memajukan roda perekonomian bangsa ini. Dan tentunya, dari setiap kebijakan itu pastinya beresiko. Misalkan meningkatnya angka pengangguran dan lain-lain,” pesannya, berharap. (Felix)

 

Baca Juga :  Perancis : Ada Kafe Kopi Bayar Pakai Ciuman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 5 = 4