Komjen Kepolisian RDTL, Dr. Longinus Monteiro (2)

Moral-politik.com. Untuk meningkatkan system pertahanan dan keamanan di perbatasan, maka ditempuh kerjasama antar Negara yang saling berbatasan tersebut.

Pihak Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) melalui Komisaris Jenderal Kepolisian RDTL, Dr. Longinus Monteiro melakukan tatap muka dengan pimpinan Daerah Kabupaten Belu, yang diterima Wakil Bupati Belu, Taolin Ludovikus di ruangannya, Rabu (19/6).

Dalam tatap muka tersebut, Longinus Monteiro menuturkan, selama dirinya menjabat sebagai pejabat negara di RDTL, pihaknya mau melakukan kerjasama dengan Indonesia, karena wilayah RDTL berbatasan langsung dengan Indonesia.

“Saya datang ke Atambua untuk melakukan kerjasama di sektor keamanan dan perbatasan antar kedua negara, sehingga terciptalah suasana yang kondusif dan aman bagi kedua Negara,” katanya, berterus terang.

Saya pun berusaha, lanjutnya, untuk mencegah penyelundupan BBM ke RDTL lewat jalan tikus, yang dijual oleh masyarakat Indonesia ke RDTL.

“Saya pun menghargai peraturan di perbatasan,” ungkap tokoh berdarah blasteran India dan Timor Leste ini.

Untuk diketahui, ini merupakan kunjungan perdananya ke wilayah Indonesia, yakni ke Atambua. Karena, menurutnya, secara budaya dan adat istiadat, Atambua masih mempunyai tali persaudaraan dengan masyarakat Timor Leste.

Kunjungan ini pun diawali dengan pertandingan sepakbola yang telah dilangsungkan (Selasa,18/6) kemarin di lapangan Umum Kota Atambua, jantung Ibukota Kabupaten Belu.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Belu, Kapolres Belu, Danki Brimob Belu, dan segenap jajaran instansi Pemerintahan Belu.  (Felix)

 

Baca Juga :  NTT: Sumba Tengah Peringkat 21 UN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

53 + = 58