53

Moral-politik.com. Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan  NTT, Alexander Sena mengatakan, tingkat konsumsi masyarakat NTT terhadap beras cukup tinggi, yakni sekitar 110 kilogram per orang per tahun.

“Jumlah konsumsi ini melebihi dari tingkat Konsumsi nasional yang hanya mencapai 50 kilogram per tahunnya,” kata Alexander Sena kepada Moral-politik.com di Kupang, selasa (04/06).

Menurut Alex, jumlah konsumsi tersebut melebihi dari produksi yang ada di NTT, sehingga pemerintah harus mendatangkan beras dari luar NTT untuk mencukupi kebutuhan beras di daerah ini.

“Produksi kita hanya 600 ribu ton pada tahun 2012 yang lalu. Jumlah itu tidak mencukupi kebutuhan masyarakat NTT yang mencapai 5 juta jiwa lebih,” kata Alexander.

Terhadap permasalahan ini, pemerintah terus mendorong agar masyarakat bisa mengkonsumsi jenis pangan lokal lainnya yang memiliki nilai gizi sama seperti beras. Jenis pangan lokal dimaksud antara lain jagung, umbi-umbian, dan pisang. (NZ)

Baca Juga :  Gandeng Lembaga Keagamaan NTT Kembangkan GCK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

24 − = 16