11

Moral-politik.com. Pemeritah Kota Kupang dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang telah sepakat  untuk melakukan penertiban terhadap lokasi praktik prostitus yang menjamur di Kota Kupang.

“Kami akan lakukan penertiban di beberapa titik,“ ungkap Ketua Komisi B, Kris Matutina kepada Moral-politik.com di Gedung DPRD Kota Kupang, Jum’at (08/06/2013).

Matutina menjelaskan, sebelum penertiban yang dilakukan pihak DPRD dan Pemkot Kupang akan digelar sosialisasi dan pembinaan terhadap pelaku dan pemilik rumah yang dijadikan tempat prostitusi.

Menurutnya, pola pemikiran  masyarakat di Kota Kupang lebih kritis  jika dibandingkan dengan  masyarakat di pedesaan. Oleh karena itu untuk penertiban terhadap lokasi prostitusi terselubung, DPRD sangat mendukung namun Pemkot perlu melakukan pembinaan serta sosialisasi sebelum melakukan penertiban.

Terjadinya prostitusi, lanjut dia, tentu ada persoalan yang mendahuluinya, seperti masalah sosial maupun ekonomi, sehingga perlu didahului dengan sosialisasi agar mereka memahami baik buruknya praktik tersebut.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Kupang, Jerry Pingak berharap agar Pemkot tidak hanya melakukan penertiban terhadap prostitusi, tapi harus melihat pada inti persoalan yang berdampak terhadap persoalan sosial dan ekonominya. (Kaesmetan)

 

 

 

Baca Juga :  Sistem Pendidikan di Belu dan TTU Jauh dari Panggang Api!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

40 − = 34