BELU_JUDITH LORENZO_ANTRIAN PANJANG BBM 01 003

 

Moral-politik.com. Asisten manager eksternal pertamina region lima Surabaya, Eviyanti mengatakan, Pertamina tetap menjamin ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) agar tetap aman. Untuk itu masyarakat diminta tidak panik, dan bila ada penimbunan oleh pihak-pihak tertentu, maka pertamina akan berkoordinasi dengan Polisi untuk mengamankan.

“Jika ada penimbunan maka Pertamina akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengamankannya,” kata Eviyanti saat dihubungi dari Kupang, Senin (03/06).

Sementara Manager Area PT. Pertamina Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT), Ronny Anthoko mengatakan, untuk wilayah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS) dan Timor Tengah Utara (TTU), pihak Pertamina masih menjamin ketersediaan stok BBM hingga beberapa hari kedepan.

“Untuk sementara stok BBM masih cukup,” kata Ronny Anthoko.

Untuk BBM jenis premium, yang tersedia saat ini mencapai 4.900 kiloliter dan dipastikan akan aman hingga 16 hari kedepan. Sedangkan untuk solar sebanyak 5.053 kiloliter untuk 10 hari kedepan.

Dampak dari rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM pada 18 Juni mendatang, memicu terjadinya antrian panjang di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kota Kupang.

Di SPBU Oebufu Kupang, antrian panjang kendaraan roda dua dan empat telah terjadi sejak Senin (3/6) pagi. Pada umumnya, kendaraan yang antri adalah untuk mengisi BBM  jenis premium.

Dari pantauan Moral-politik.com di beberapa SPBU di Kota Kupang, antrian panjang kendaraan di SPBU itu disebabkan karena ulah pedagang bensin eceran yang membawa jerigen dengan jumlah banyak.

Sementara itu, di SPBU Oepura, terlihat sepi dari kendaraan karena pertamina belum mensuplai premium. (Ale)

Baca Juga :  Kris Matutina: DPRD Bisa Rujuk kan Walkot dan Wawalkot Kupang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

23 − = 13