111

Moral-politik.com. Kasus money politic yang diduga dilakukan oleh salah satu pasangan calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) dibawa ke Mahkama Konstitusi, maka Lusia Adinda Lebu Raya menyatakan siap bersaksi di MK.

“Ibu Lusia sendiri yang akan bersaksi di MK, jika kasus dugaan money politic juga dilaporkan,” kata Ketua Tim pemenangan Frans Lebu Raya-Beny Litelnony (Frenly), Kristo Blasin kepada wMoral-politik.com, Kamis (6/6).

Lusia Adinda Lebu Raya diduga melakukan money politic pada H-1 pencoblosan pemilu gubernur NTT putaran kedua, 23 Mei 2013 lalu. Dugaan itu ditemukan Panwaslu Timor Tengah Selatan. Kasus ini telah dilaporkan ke kepolisian resor (Polres) setempat.

Menurut Kristo, tim hukum Frenly saat ini juga telah mengumpulkan bukti-bukti dan menyiapkan saksi terkait dugaan  money politic yang dilakukan tim sukses Esthon Foenay-Paul Tallo menjelang pilgub putaran kedua. “Mereka juga lakukan money politic. Kami masih kumpulkan bukti,” katanya.

PDIP sendiri, lanjutnya, sudah siap memberikan dukungan kepada KPU NTT menghadapi gugatan pasangan calon Esthon-Paul di MK. “Kami siap mendukung KPU atas gugatan Esthon-Paul!” tegasnya. (richo)

Baca Juga :  Esthon Optimis Menang Pilkada NTT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

84 − 82 =