DCIM100MEDIA

Moral-politik.com. Lagi-lagi Komisi Pemilihan Umum meminta kepada para pimpinan Partai Politik di TTU untuk serius mengurus SK Pemberhentian para kepala desa yang diajukan sebagai caleg dan telah ditetapkan dalam Daftar Caleg Sementara.

Permintaan itu disampaikan Ketua KPU, Aster da Cunha dan Devisi Pencalonan, Isfridus Lamur dalam acara pleno penetapan DCS, Rabu (12/6) di Sekretariat KPU TTU, Jl. El Tari Km6 jurusan Kupang, Kefamenanu.

Dijelaskan, berdasarkan aturan KPU maka  pada masa perbaikan DCS, SK pemberhentian para Kades, PNS/Polri/pegawai BUMN yang menjadi caleg sudah harus ada.  Jika tidak maka nama-nama kades yang diajukan akan dicoret dari DCS.

“Berdasarkan atauran maka pada masa perbaikan DSC, setelah pengumuman dan tanggapan masyarakat, para kepala desa yang menjadi caleg, termasuk PNS dan anggota Polri yang masih aktif sudah harus ada SK Pemberhentian dari pimpinan. SK tersebut sudah harus dimasukan pada masa  perbaikan DCS akhir Juni ini,” tegas Isfridus kepada sejumlah wartawan.

Diberitakan sebelumnya ada 8 kades yang diajukan jadi calon legislatif  oleh sejumlah Partai Politik di TTU, hingga kini semuanya belum mendapat Surat Keputusan Pemberhentian dari Bupati TTU.

“Semuanya surat permohonan dari 8 kades tersebut, kita sudah proses dan semuanya telah mendapat persetujuan dari Bupati,” kata Kabid Pemerintahan Desa BPMPD TTU,  Hany Hutabessi di ruang kerjanya.

Namun untuk SK Pemberhentian, kata Hutabessi, sampai saat ini belum ada satu pun yang mendapat SK pemberhentian, karena sampai saat ini belum ada usulan pengganti dari BPD dari 8 desa yang telah mengajukan surat permohonan pengunduran diri.  “Jadi, SK Pemberhentian itu sangat tergantung dari pengajuan pengganti kades dari BPD masing-masing desa,” tegasnya.

Sementara 8 kades yang diusulkan masing-masing PDIP 3 orang, yakni Imelda Agnes Kosat (kades Sunsea), Yuventus Taena (Kades Amol), Yustina Tafin Kosat (kades Fatuneno), 1 dari Golkar  atas nama Hironimus Suni ( Kades Faennake),  1 caleg Gerindra, Yakobus Nitjae (Kades   Niola), 1 PPP  atas nama Paskalis Kefi (kades Banain C),  dan 1 Edmundus Ce  Abi dari PKPI dan Zakarias Amina Sila,  Kades Femnasi yang diajukan oleh PBB.  (amy)

Baca Juga :  Waooo, Pembangunan Tower 5.1 Tanpa IMB & Amdal!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

15 + = 22