ass

Moral-politik.com. Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat meminta kepada para calon legislatif Pemilu 2014 untuk tidak sekedar menjual tampan di setiap sudut jalan  yang ada, baik di kota maupun di desa, tapi perlu memaparkan visi dan misi bila terpilih menjadi wakil rakyat.

Direktur Lembaga Advokasi Masyarakat Sipil (Lakmas) Cendana Wangi Kefamenanu, Viktor Manbait di ruang kerjanya mengungkapkan, saat ini walaupun baru pengumuman DCS, namun sejumlah caleg mulai melakukan kampanye untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat. “Ya, kampanye sudah mulai dilakukan para caleg, di jalan-jalan sudah banyak baliho yang dipajang.”

Namun dia berharap, para caleg yang ada tidak sekadar jual tampan, tetapi harus memaparkan visi, misi  dan program yang akan dilakukan bila terpilih menjadi wakil rakyat. Apa yang harus dilakukan sebagai wakil rakyat.

Menurut Viktor,  di masa kampanye para caleg dalam  kampanye harus mudah dimengerti tentang visi, misi dan program yang akan dilakukan, sehingga rakyat tahu. Kedua, masyarakat harus mudah mengukur tentang program yang telah dan akan dilakukan bila terpilih jadi wakil rakyat. Ketiga, caleg harus berani untuk membuat semacam kontrak politik dengan konstituen untuk menagih kembali apa yang dipaparkan oleh caleg pada masa kampanye. Terakhir, para caleg yang terpilih harus membuat mekanisme pertanggungjawaban akan kinerja yang dilakukan selama menjadi wakil rakyat.

Menurut dia, kedaulatan ada di tangan rakyat, dimana sewaktu-waktu bisa dicabut. “Karena itu para caleg juga harus member garansi bahwa apa yang dikampanyekan harus mampu untuk dilakukan dan dapat diukur oleh rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi,” tegas mantan ketua Panwas TTU ini.

Selain itu, dia mengharapkan kepada masyarakat TTU untuk memilih caleg yang benar-benar memiliki kapabilitas dan kapasitas, dimana diyakini mampu  melaksanakan visi dan misi atau program yang ditawarkan saat kampanye. “Jadi rakyat TTU jangan pilih caleg yang hanya karena faktor kedekatan emosional, kekeluargaan, tapi pilih figur yang memiliki kemampuan untuk menjalankan tugas dan fungsi DPR secara baik. Tidak tunggu reses baru turun desa,” harapnya, simpatik. (amy)

Baca Juga :  Warga Boentuka TTS kesulitan air bersih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 26 = 30