IMG-20130617-00486

Moral-politik.com. Laskar Merah Putih menuntut Ketua KPU Kabupaten Sika dan Flores Timur mundur dari jabatan mereka terkait dengan pembukaan kotak surat suara C-2 Plano yang terjadi di kedua kabupaten tersebut.

Ketua Laskar Merah Putih, Melchianus Nonna mengatakan kepada wartawan di Kupang, senin (17/06).

Menurut Nonna, KPU di dua Kabupaten tersebut harus bertanggung jawab terhadap pembukaan kotak suara C-2 plano, karena merupakan suatu  pelanggaran berat sehingga harus diberikan sanksi atau seluruh anggota KPU dan ketuanya harus mengundurkan diri dari jabatan mereka sebagai anggota dan ketua KPU.

Sementara itu, Ketua KPU Jhon Depa menanggapi tuntutan para pendemo mengatakan, sebagai penyelenggara resmi KPU punya wewenang untuk membuka kotak suara itu. Dibukanya kotak itu untuk menjawab permintaan dari MK sebagai bukti dalam persidangan nanti.

“Jadi KPU membuka kotak suara itu untuk melakukan kecurangan seperti yang dikatakan oleh berbagai pihak,” kata Jhon

Baca Juga :  Rapimnas 27 jam, PPP putuskan berkoalisi dengan Gerindra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 3 = 5