5

 

Moral-politik.com. Investasi Sektor Rill dan Infrastruktur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan yang terendah di Koridor Ekonomi Bali-Nusa Tenggara (NT) dengan Nilai investasi Rp. 204,299 Miliar.

Hal ini disampaikan Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu selaku Ketua Tim Kerja Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) Koridor Ekonomi Bali-NTT pada kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Bidang Industri Pengolahan Pangan dan Peternakan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Kupang, Rabu (26/06).

“NTT merupakan yang terendah di Koridor Ekonomi Bali-NT untuk investasi sektor rill dan infrastruktur,” kata Mari Elka Pangestu.

Sehingga, kata Mari Pangestu, peluang Provinsi NTT dalam Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia memerlukan pendekatan dengan terobosan (breakthrough) komitmen dunia usaha untuk meningkatkan investasi sektor rill di Provinsi NTT.

Selain itu, menurut Mari Pangestu, Pemerintah Daerah perlu melakukan koordinasi dengan para pihak secara intensif, menyediakan sumber daya manusia yang handal, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pendukung serta penyederhanaan Perijinan Investasi, untuk memperluas pembangunan ekonomi di Provinsi NTT.

“Pemda NTT perlu menyediakan APBD pendukung serta menyederhanakan perijinan investasi dan tentunya melakukan koordinasi lintas sektor secara intensif,” katanya. (Ale)

Baca Juga :  Prof. Yusuf Leonard Henuk: Pemimpin NTT Harus Kayak Jokowi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 10 = 17