RUSAK-6

Moral-politik.com. Badan  Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun

Meteorologi Kelas II El Tari, Kupang mengimbau kepada masyarakat di sejumlah wilayah Nusa

Tenggara Timur (NTT) untuk mewaspadai adanya angin kencang yang terjadi saat ini.

“Kondisi ini akan berlangsung sepanjang Juni hingga Agustus mendatang,” jelas Kepala Seksi

Observasi dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun

Meteorologi Klas II El Tari, Mohammad Syaeful Hadi, di Kupang, Sabtu (8/6).

Menurut Syaeful, adanya angin kencang turut mempengaruhi tinggi gelombang laut pada sejumlah perairan di NTT. Kondisi tersebut yang menyebabkan, PT ASDP Cabang Kupang menutup sejumlah jalur pelayaran  di daerah ini.

“Dari data historis, kecepatan angin berpotensi kencang secara fluktuatif dalam bulan Juni

hingga Agustus mendatang,” katanya.

Sedangkan untuk tinggi gelombang saat ini  umumnya berkisar antara 1 – 1,5 meter (m) termasuk  perairan di sekitar Pulau Flores . Dan untuk Laut Sawu dengan ketinggian 1,25 – 2 m,  sedangkan untuk Selat Rote dan Laut Timor tinggi gelombang mencapai 2 – 2,5 m.

Kata dia, perlu diwaspadai juga gelombang di wilayah perairan NTT khususnya di perairan

bagian selatan. Tinggi gelombang maksimal adalah 3-4 m.

Sementara itu , tambahnya, kecepatan angin di Kota Kupang secara maksimal saat ini bisa mencapai 35 km/jam. Sedangkan kecepatan angin tertinggi di Kota Ba’a, Kabupaten Rote Ndao mencapai 40 km/jam.  Rata-rata kecepatan angin di NTT mulai dari 20 km/jam hingga 30 km/jam.*** (AVI)

 

Baca Juga :  Utusan 34 Provinsi dalam Relawan Jokowi Sampaikan Aspirasi ke Rakernas PDIP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 + 3 =