4

Moral-politik.com. Pro dan kontra pencairan dana kompensasi kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) terus berlanjut. BLSM dituding sebagai sebuah kebijakan yang menguntungkan partai penguasa menjelang Pemilu 2014.

Untuk mengawal pencairan dana BLSM di legislatif, Partai Demokrat secara khusus mengirim Ketua Fraksi Demokrat Nurhayati Ali Assegaf ke Komisi VIII DPR. Semula, Nurhayati bertugas di Komisi I DPR.

Nurhayati mengatakan, sudah merupakan kewajiban bagi dirinya untuk mendukung seluruh program pemerintah, termasuk pencairan dana BLSM.

“Sudah menjadi kewajiban saya untuk mengawal dan mendukung semua program pemerintah,” jelas Nurhayati dalam pesan singkat, Jumat (7/6).

Menurut salah satu wakil ketua umum Partai Demokrat ini, kepindahan ini juga dilakukan karena banyak program yang berpihak pada rakyat di Komisi VIII DPR.

“Apalagi hampir semua program pro rakyat ada di komisi VIII khususnya BLSM,” imbuhnya.

Namun demikian, Nurhayati membantah bahwa telah melakukan sejumlah rotasi di tubuh Fraksi Partai Demokrat DPR. Dia menambahkan, hanya pihaknya yang pindah ke Komisi bidang agama itu.

“Belum ada rotasi fraksi. Hanya saya yang pindah,” tutur dia.

Diketahui, dana BLSM telah disepakati oleh Komisi VIII DPR untuk dicairkan kepada masyarakat miskin usai pemerintah menaikkan harga BBM.

Namun, persetujuan pencairan BLSM juga harus disepakati oleh seluruh Fraksi partai yang ada di DPR melalui sidang paripurna, dengan mekanisme musyawarah mufakat ataupun voting.

Sumber: merdeka.com

 

Baca Juga :  Buku Pelajaran tak kunjung dikirim, Aktifitas Belajar Terganggu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here