logo MP yg bulat

 

Moral-politik.com. Kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM adalah kebijakan keliru. Karena dampak dari kebijakan itu semua kebutuhan masyarakat akan ikut naik. Sehingga kondisi ini hanya akan membuat masyarakat sengsara, kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari.

Koordinator Lapangan Ormawa Undana Kupang, Alwin Djami mengatakan ini dalam orasinya pada Aksi Demo menolak kebijakan kenaikan BBM di DPRD Provinsi NTT.

Ia mengatakan, sebagai mahasiswa yang pro rakyat dan peduli terhadap kesejahteraan, Ormawa Undana Kupang menuntut kebijakan untuk menaikkan harga BBM harus segera dibatalkan. Karena hanya akan menimbulkan kesengsaraan baru bagi kehidupan masyarakat Indonesia terkhusus di bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Kebijakan untuk menaikkan harga BBM bila tetap dipaksakan, akan berpotensi menimbulkan konflik sehingga mengganggu keutuhan NKRI.

Ormawa Undana Kupang juga menyatakan, rencana penggelontoran dana bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) merupakan sebuah bentuk penipuan sistematis.

“Kami meminta kepada pemerintah dan DPRD NTT untuk menyatakan sikap menolak kenaikan BBM!” tandas Alwin.

Ormawa Undana Kupang menuntu pemerintah harus menghentikan segala bentuk pemikiran yang beranggapan bahwa kehadiran masyarakat sangatlah membebani APBN. Stop dan hapus utang luar negeri.

Pada kesempatan itu, Ormawa Undana Kupang juga menawarkan solusi yang bisa dipakai, antara lain nasionalisasi perusahaan tambang migas. Penghematan APBN 2013. Menaikkan pajak penghasilan dan pajak kendaraan mewah. Pemerintah harus bertindak tegas dalam upaya mengambil kembali kekayaan negara yang dicuri oleh oknum- oknum tak bermoral. Hal ini dilakukan melalui penegakan hukum yang bersih dan adil atas semua kasus korupsi, pencucian uang, dan kasus hukum lain yang merugikan keuangan negara. (Nyongky Maulete)

 

 

Baca Juga :  Ende: Jembatan 60 Meter Amburuk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 19 = 29