Eugenia R.Paba bersama keluarga

Moral-politik.com. Ketua Perempuan Indonesia Raya Kabupaten Timor Tengah Utara,  Eugenia Rosalina Paba menilai, partai politik selama ini masih amat lemah dalam memberikan perhatian pada pembinaan kaderisasi, terutama kaderisasi perempuan.

“Semua partai politik di NTT belum banyak memberikan perhatian yang serius dalam upaya pengkaderan terhadap perempuan,” ungkap  Geni R. Paba  saat Moral-politik.com menemui di kediamannya, Sabtu (15/6) di Kelurahan Aplasi, Kefamenanu.

Lemahnya perhatian partai politik dalam melakukan pembinan kader perempuan  mengakibatkan banyak partai politik di masa pencalonan legislatif cukup kelabakan. Bahkan terkesan, merekrut caleg perempuan hanya untuk melengkapi kebutuhan tuntutan quota perempuan sebagaimana yang diamanahkan undang-undang.

“Jadi banyak partai politik dalam merekrut kader perempuan, masih terkesan hanya untuk melengkapi kebututuhan quota perempuan yang dituntut oleh undang-undang,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, kedepan partai politik selain adalah wadah perempuan pada masing-masing partai politik, juga perlu dilakukan upaya pembinaan yang jelas terhadap semua kader, termasuk pembinaan atau penggemblengan terhadap kader perempuan, sehingga dapat meningkatkan kulalitas dan nilai tawar kader perempuan itu sendiri.

“Jadi kita harusnya hilangkan budaya rekrut kader perempuan hanya pada saat pencalegkan, tetapi harus dimulai dari awal, baik perekrutan maupun pembinaan, sehingga kader yang diajukan sebagai caleg adalah kader yang benar-benar siap dari sisi kualitas, jangan sampe su di DPR baru dapat pembinaan!” tandasnya. (amy)

Baca Juga :  BPR TLM Gunakan Telkom Sigma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

50 − = 43