4

 

Moral-politik.com. Untuk peningkatan kesehatan ibu dan anak, pasangan suami istri (Pasutri) muda di Kabupaten Rote Ndao diingatkan agar menjaga jarak kelahiran.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao,  saat dihubungi wartawan melalui telepon, Sabtu (22/6).

“Agar ibu melahirkan dapat melahirkan normal maka Pasangan Usia Subur (PUS) menjaga jarak kehamilannya,”katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, selama ini pertolongan untuk proses persalinan ibu muda di Kabupaten Rote Ndao kebanyakan dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ba’a, bahkan ada yang dirujuk ke RSUD Kupang.

Sebab menurut dia, semestinya pelayanan persalinan dapat dilakukan di tingkat puskesmas. Sebab seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Rote Ndao dilengkapi bidan dan ruang persalinan.

“Sesuai pengamatan kami, kebanyak ibu bersalin yang datang kesini rata-rata ibu-ibu yang usianya masih muda, berkisar 16 tahun hingga 20 tahun. Kalau di sini tidak bisa pasti dirujuk ke Kupang,”katanya.

Ibu-ibu muda tersebut, kata dia, dilarikan ke RSUD maupun dirujuk ke Kupang, umumnya disebabkan karena kasus pendarahan dan paling banyak karena jarak melahirkan yang terlalu rapat.

“Mereka sulit dilayani di puskesmas karena kasus pendarahan yang disebabkan jarak usia kelahiran anak sebelumnya dengan anak yang dilahirkan terlalu dekat. Ada juga yang disebabkan karena lemahnya kontrol usia kehamilannya,”ujarnya.(lima)

 

Baca Juga :  Arab Saudi: Raha Moharrak Taklukkan Everest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here