1

Moral-politik.com. Lembaga koperasi yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) jika ditemukan melanggar aturan (nakal) maka akan dimasukan dalam daftar hitam (Blacklist) oleh Dinas Koperasi Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Apabila ditemukan ada koperasi yang nakal maka mereka kami masukan ke daftar hitam,” kata Kepala Dinas Koperasi Provinsi NTT, Paulus Rante Tadung kepada Moral-politik.com di Kupang, Jumat (14/06).

Paulus Tadung menjelaskan, koperasi yang melanggar aturan akan diberikan sanksi sesuai dengan kategori pelanggaran yang dilakukan. Hingga saat ini Dinas Koperasi NTT belum menemukan pelanggaran berarti yang dilakukan lembaga koperasi di NTT.

Paulus Tadung mengatakan, pada tahun 2013 ini Dinas Koperasi Provinsi NTT berencana mengucurkan dana senilai Rp 10 miliar untuk membantu seluruh koperasi di NTT. Dari dana tersebut, Rp 3 miliar diberikan  untuk dua koperasi yang berada di Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Alor untuk membangun Perusahan Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTH).

Sedangkan sisanya akan diberikan kepada enam Kabupaten, yakni Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Manggarai, Sumba Barat Daya (SBD), dan Flores Timur dengan dana sebesar Rp 900 juta rupiah. Dinas Koperasi juga memberikan bantuan kepada para pemilik koperasi kecil sebanyak 40 orang dengan besaran dana Rp 200 juta rupiah.

Bantuan yang diberikan bervariasi sesuai dengan program yang dibuat oleh koperasi bersangkutan. “Kami berikan sesuai dengan program yang mereka ajukan,” ungkapnya. (Ale)

Baca Juga :  Gubernur NTT: Tim Penanggulangan Bencana Sudah ke Palue!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 2 = 6