BRUNO KUPOK-1

 

Moral-politik.com. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Bruno Kupok mengatakan, terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) maka pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 14 Tahun 2013 dan telah disampaikan kepada Kabupaten/Kota untuk menghitung tarif sesuai dengan Harga Pokok Angkutan (HPA).

“Mengenai tarif angkutan di NTT, sudah diterbitkan Pergub No 14 Tahun 2013 dan kita sudah krim ke masing-masing Kabupaten/Kota untuk selanjutnya diterbitkan Pergub/perwali sesuai dengan pergub ini,” kata Bruno Kupok kepada wartawan di Kupang, Selasa (25/06).

Pemerintah Provinsi NTT, kata Bruno Kupok, melakukan penyesuaian tarif angkutan berdasarkan Harga Pokok Angkutan untuk menentukan batas atas dan batas bawah. Dari situ ditentukan tarif dan tidak boleh melebihi batas maksimal atau batas atas yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Jadi aturannya 20 persen saja sehingga harganya berkisar antara 20 persen dan ini tidak boleh lebih. Memang kita di NTT sudah melebihi ketentuan 20 persen ini. Tapi sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Tahun 2002 itu, diperkenankan bagi provinsi yang memiliki kesulitan geografi seperti kita di NTT,” jelasnya.

Khusus untuk Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP), lanjut Bruno Kupok, disesuaikan dengan jarak per kilometer, tapi tidak boleh melebihi harga maksimal 20 persen yang telah ditetapkan. Selama ini AKDP diberikan keleluasaan untuk menentukan harga sendiri sesuai dengan jarak tempuh, tapi tidak sampai melebihi batas atas maupun batas bawah harga yang telah ditetapkan dalam pergub.

Dalam waktu dekat, ungkap Bruno Kupok, pihaknya akan melakukan pengawasan dan penertiban terkait pemberlakuan tarif angkutan yang telah ditetapkan dalam Pergub Nomor 14 tahun 2013, apakah berjalan baik di lapangan atau tidak. Untuk itu pihaknya berharap agar aturan yang ada bisa menjadi patokan dan tidak membuat harga sendiri dari patokan yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Ketua DPD: Jangan lagi Anak Papua Teriak di Pinggir Jalan

“Yang pasti kita akan melakukan pengawasan dan penertiban terkait tarif ini,” katanya. (Ale)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

29 − = 28